Tuesday, 23 June 2015

GOLDEN SUNRISE SIKUNIR DIENG YANG MEMUKAU




 Sabtu, 13 Juni 2015
Siang itu kami segenap keluarga besar SD Negeri 02 Mesoyi BERSAMA Siswa-Siswi  Kelas VI bersiap-siap untuk merasakan dinginya udara dieng yang terkenal dengan sebutan Negeri di Atas Awan. Dengan penuh semangat kami mempersiapkan segala sesuatunya. Rencana kami akan menginap di salah satu Home Stay di kaki bukit Sikunir. Bukit yang merupakan tujuan utama kami yang ingin melihat indahnya Golden Sun Rise. Jauh-jauh hari saya sudah ngontak kang Dayat. Dia adalah orang yang mengurusi bagian sewa menyewa kamar di Home Stay CAHAYA. Karena aku sudah beberapa kali menginap di Homestay ini jadi kalau ada acara lagi disuruh pesan dulu, kalau tidak pesan terlebih dahulu dikhawatirkan tidak ada kamar kosong. Untuk harga sewa kamar berkisar antara Rp. 250.000,0 s.d Rp. 300.000,-. Untuk acara nanti kami memesan 4 kamar sekaligus dengan harga total Rp. 950.000,- kata kang Dayat itu sudah dikorting 150rb. Bagi teman-teman yang mungkin butuh mau pesan kamar di Home Stay Cahaya bias menghubungi Nomor Hp Kang Dayat: 082300079572 dengan servis yang bagi kami cukup memuaskan.

Berangkat dari halaman SD Negeri 02 Mesoyi Pukul 13.00 dengan menggunakan mobil open cup L300 dengan harapan tidak ada siswa kami yang mabuk darat, kami sampai di Lokasi penginapan pukul 17.00 perjalanan yang cukup melelahkan. Tapi begitu masuk ke Home stay kami merasa bahwa kelelahan kami terbayar sudah dengan melihat pemandangan bukit Sikunir yang ditopang oleh telaga dibawahnya. Lihatlah keindahan ini, (diambil dari lantai 2 Homestay Cahaya)





Bagai mana?? Indah bukan?. Itu baru dilihat dari gambar, kalau sobat penasaran dengan rasa dinginnya silahkan dating saja ke sana, saya jamin sobat semua akan merasakan sensasi dingin yang luarr biasa.

Sebelum malam saya bersama Nada (anak pertamaku) dan Agung Dwiyanto sepupuku bergegas menemui ibu suryati pemilik warung kecil di lokasi wisata bukit Sikunir dengan tujuan untuk memesan Nasi Bungkus guna sarapan anak-anak didik kami besok ketika turun dari puncak Sikunir. Hal ini saya lakukan karena saya khawatir besok anak-anak kami kesulitan mencari sarapan pagi. Inilah Warung ibu Suryati





Jika teman-teman ingin memesan nasi bungkus dengan harga agak miring bisa menghubungi bu Suryati (082322010099) dengan uang 14.000,- kita sudah bisa menikmati seporsi nasi dengan Ayam goreng, murah bukan dilokasi wisata kita bias menikmati ayam goreng ala koki bu Suryati yang nikmat dengan harga tadi.
Waktu malam tiba kami isi dengan acara bakar ikan bawal yang sudah kami siapkan dari Sekolah. Kemudian dilanjut dengan bercanda tawa bersama anak-anak kelas VI SD Negeri 02 Mesoyi. Sampai akhirnya kami merasa lelah, ngantuk dan tertidur.
Pagi-pagi buta menjelang pukul 03.30 WIB kami semua bangun untuk segera bergegas memburu indahnya matahari terbit dari puncak Bukut Sikunir.setelah sholat subuh kamipun berangkat menyusuri jalan setapak, saya sering mendaki gunung tp di Sikunir aku merasakan sensasi pendakian yang berbeda. Mendaki di Sikunir hamper sama dengan mengantri di antrian pembagian BLT. Itu menurutku, karena begitu ramainya. Orang-orang dari berbagai penjuru Indonesia bahkan juga ada yang dari Manca Negara pagi itu berjubel dalam antrian menapaki jalan menuju Puncak Bukit Sikunir.  Dengan Suhu yang begitu dingin selangkah demi selangkah aku dan anak-anak didiku terus menyusuri jalanan Sikunir. Ditambah lagi aku Harus terus menggendong Nada (anaku).  Tetapi dengan penuh semangat kami terus melangkah maju untuk bisa menyaksikan indahnya Golden Sunrise Sikunir. Dan inilah yang kami dapatkan,,






Begitu Agung CiptaanMU ya Robb,,, tiada satupun yang bisa disejajarkan denganMU. Allahu Akbar,,,,
Itulah yang ada dalam benaku saat kami berada di Puncak Sikunir. Sungguh kami merasa Kecil di hadapan Sang Pencipta Alam Raya ini. Semoga kami bisa terus mensyukuri dan menikmati semua ciptaanmu Ya Robb.
Selain memandangi keagungan ciptaan Tuhan kami juga tak menyia-nyiakan moment indah itu dengan berfoto bersama




Itulah sekelumit kisah kami di Puncak Sikunir, Semoga lain Waktu aku bisa menapakkan kakiku disana lagi dengan 3 Bidadariku,,, (istri dan kedua anaku).



4 comments: